SYI’AR ISLAM AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH AN NAHDLIYAH
MTs Almaarif 01 Singosari Gelar Lomba Rangking 1, Mengurus Jenazah, dan Membaca Tahlil
Memeriahkan Harlah Nahdlatul Ulama’ ke-103
MTs. Almaarif 01 Singosari menggelar berbagai macam lomba yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 pada hari Rabu, 28 Januari 2026 bertempat di halaman, kelas-kelas, dan laboratorium agama MTs. Almaarif 01 Singosari.
Berbagai macam lomba digelar dengan menggali pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memahami dan mempraktekkan amalan-amalan Ahlussunnah wal Jama’ah an Nahdliyah. Mulai dari lomba rangking 1 yang menilai kemampuan pengetahuan siswa dalam memahami keilmuan yang berkaitan dengan Aswaja yang pesertanya adalah siswa kelas 7, 8, dan 9.
Lomba mengurus jenazah meliputi lomba memandikan jenazah dengan peserta siswa kelas 9, mengkafani jenazah peserta kelas 8, dan mensholati jenazah diikuti oleh siswa kelas 7.
Rangkaian Kegiatan
Pada hari sebelumnya telah dilaksanakan babak penyisihan lomba rangking 1 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8 dan 9 secara individu pada Hari Senin, 26 Januari 2026 dan diambil tiga peserta terbaik di tiap kelas untuk mengikuti babak final yang dilaksanakan pada Hari Rabu, 28 Januari 2026.
Selanjutnya untuk pelaksanaan lomba tahlil dengan peserta semua siswa kelas 7, 8, dan 9 bertempat di kelas masing-masing. Para juri menilai bacaan peserta mulai dari tajwid dan makhraj bacaan, ketepatan urutan bacaan tahlil, kekompakan dan keharmonisan, adab, sikap, dan kekhidmatan, serta suara dan irama peserta lomba.
Berikutnya jenis lomba mengurus jenazah diikuti oleh perwakilan siswa masing-masing kelas, bertempat di halaman madrasah dengan masing-masing tenda yang sudah disiapkan oleh panitia:
- Tenda ke-1: Pelaksanaan lomba memandikan jenazah (Kelas 9)
- Tenda ke-2: Lomba mengkafani jenazah (Kelas 8)
- Tenda ke-3: Tempat lomba mensholati jenazah (Kelas 7)
Kesan & Pesan Siswa
Dengan lomba memandikan jenazah saya dapat pengetahuan dan praktek langsung materi fiqih yang dipelajari di kelas 9. Saya merasa senang dan berani memandikan jenazah. Jika nanti ada tetangga, atau kerabat, saya siap jika dimintai bantuan.
Keterampilan seperti memandikan jenazah bisa dibuat untuk besok jika sudah dewasa, ikut membantu tetangga atau kerabat yang meninggal dunia.







