Kolaborasi Edukatif
MTs Almaarif 01 Singosari Gelar “Kartini Green Action” dan Adopsi TOGA Bersama Polbangtan
21–22 April 2026
Singosari, 21–22 April 2026 – MTs Almaarif 01 Singosari menggelar kegiatan “Kartini Green Action” dan Adopsi Tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Adiwiyata, khususnya penguatan Pokja Keanekaragaman Hayati, dengan dukungan pembinaan dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).
Kegiatan “Kartini Green Action” dilaksanakan pada Selasa (21/4/2026) setelah upacara peringatan Hari Kartini di lingkungan madrasah. Kegiatan ini diikuti perwakilan murid putri kelas VII dan VIII. Para murid mengenakan kebaya sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini, sekaligus merefleksikan semangat “Kartini muda” yang berkarakter, mandiri, dan berwawasan.
Aksi Kartini Muda
Setiap kelas mengirimkan lima murid putri yang membawa bibit tanaman TOGA, seperti jahe, kunyit, kencur, serai, dan lidah buaya. Penanaman dilakukan menggunakan pot dari botol bekas sebagai bentuk penerapan prinsip ramah lingkungan.
Adopsi & Perawatan
Kegiatan berlanjut pada Rabu (22/4/2026) melalui program Adopsi Tanaman TOGA yang melibatkan murid putra. Dalam kegiatan ini, murid melakukan perawatan tanaman secara berkelanjutan, meliputi penyiraman, pengecekan kondisi tanaman, pembersihan area, pemberian label nama dan manfaat tanaman, serta penataan lingkungan.
Sinergi Polbangtan & MTs Almaarif 01 Singosari
Tim dari Politeknik Pembangunan Pertanian turut memberikan pembinaan langsung terkait teknik pembibitan sayuran, penanaman TOGA, dan proses penyemaian. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual berbasis praktik lingkungan.
Ketua Pokja Keanekaragaman Hayati MTs Almaarif Singosari, Ibu Nur Aini, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus meningkatkan kepedulian murid terhadap lingkungan. “Melalui kegiatan ini, murid diharapkan memahami manfaat tanaman serta memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.
Tanaman TOGA yang telah ditanam selanjutnya dikelola di green house madrasah sebagai sarana pembelajaran berbasis lingkungan. Fasilitas ini difungsikan sebagai laboratorium hidup yang memungkinkan murid melakukan praktik langsung dalam proses budidaya, perawatan, hingga pemanfaatan tanaman obat. Melalui pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan, tanaman-tanaman tersebut tidak hanya dirawat, tetapi juga dibudidayakan dan dilestarikan sesuai prinsip konservasi lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak berhenti pada tahap penanaman, melainkan berlanjut pada upaya pembinaan kesadaran ekologis dan keterampilan praktis murid secara berkesinambungan.
Salah satu peserta, Aleysha Azzahra kelas VII G, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru. “Saya jadi tahu cara menanam dan merawat tanaman obat, ternyata tidak sulit dan sangat bermanfaat,” katanya.
Hal serupa disampaikan Nayla Athaya kelas VIII A. Ia menilai kegiatan tersebut menarik karena dilakukan secara langsung. “Kami belajar di lapangan sehingga lebih paham dan lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Kegiatan ini mengintegrasikan nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini dengan aksi pelestarian lingkungan. MTs Almaarif 01 Singosari berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan budaya sekolah berwawasan lingkungan serta membentuk generasi yang memiliki kesadaran ekologis dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.
Konten Terbaru
Surat An Nazi'at | Murottal Al Quran dan Terjemahan | Azkia Nur Ramadhani
#alquran #quran #murottal #quranrecitation #murottalmerdu #tilawah #islamicvideo #beautifulquran #holyquran #healing #penenanghati #ngaji #dakwah #muslim #quranquotes #tadabbur #healing #relaxing #reassurance ...#penenanghati #quranforsleep #deeprelaxation #selfcareShow More




